Rabu, 07 Januari 2015

Ketika Marah pada Pasanganmu

Pagi tadi, abis dhuha, di grup KUTUB ada yang share cerita ini...
Sempet bikin saya mau nangis sih *maklum, cengeng, hihi*
Betapa indahnya yaa kalo suami istri itu cintaNya karena Allah...semua semua dasarnya agama, ikhlas, dsb... 

Semoga saya dan suami nanti long last sampai Jannah..masuk surga bareng, dan yang terpenting bisa melakukan semuanya sama sama... Mudahkan Ya Allah... *inget dream board*
ini ceritanya..lumayan panjang sih, tapi worth it kok

Copian dari room sebelah
 KETIKA MARAH DENGAN ISTRIMU, PANDANGI DIA KETIKA TIDUR

“Assalaamu’alaikum…!” Ucapnya lirih saat memasuki rumah.
Tak ada orang yang menjawab salamnya. Ia tahu istri dan anak-anaknya pasti sudah tidur. Biar malaikat yang menjawab salamku,” begitu pikirnya. Melewati ruang tamu yang temaram, dia menuju ruang kerjanya. Diletakkannya tas, ponsel dan kunci-kunci di meja kerja. Setelah itu, barulah ia menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan berganti pakaian.
Sejauh ini, tidak ada satu orang pun anggota keluarga yang terbangun. Rupanya semua tertidur pulas. Segera ia beranjak menuju kamar tidur. Pelan-pelan dibukanya pintu kamar, ia tidak ingin mengganggu tidur istrinya.

Benar saja istrinya tidak terbangun, tidak menyadari kehadirannya. Kemudian Amin duduk di pinggir tempat tidur. Dipandanginya dalam-dalam wajah Aminah, istrinya. Amin segera teringat perkataan almarhum kakeknya, dulu sebelum dia menikah. Kakeknya mengatakan,
Jika kamu sudah menikah nanti, jangan berharap kamu punya istri yang sama persis dengan maumu.
Karena kamupun juga tidak sama persis dengan maunya.
Jangan pula berharap mempunyai istri yang punya karakter sama seperti dirimu. Karena suami istri adalah dua orang yang berbeda.
Bukan untuk disamakan tapi untuk saling melengkapi.
Jika suatu saat ada yang tidak berkenan di hatimu, atau kamu merasa jengkel, marah, dan perasaan tidak enak yang lainnya, maka lihatlah ketika istrimu tidur....

“Kenapa Kek, kok waktu dia tidur?” tanya Amin kala itu.
“Nanti kamu akan tahu sendiri,” jawab kakeknya singkat.

Waktu itu, Amin tidak sepenuhnya memahami maksud kakeknya, tapi ia tidak bertanya lebih lanjut, karena kakeknya sudah mengisyaratkan untuk membuktikannya sendiri.

Malam ini, ia baru mulai memahaminya. Malam ini, ia menatap wajah istrinya lekat-lekat. Semakin lama dipandangi wajah istrinya, semakin membuncah perasaan di dadanya. Wajah polos istrinya saat tidur benar-benar membuatnya terkesima. Raut muka tanpa polesan, tanpa ekspresi, tanpa kepura-puraan, tanpa dibuat-buat. Pancaran tulus dari kalbu. Memandaginya menyeruakkan berbagai macam perasaan.
Ada rasa sayang, cinta, kasihan, haru, penuh harap dan entah perasaan apa lagi yang tidak bisa ia gambarkan dengan kata-kata. Dalam batin, dia bergumam,

“Wahai istriku, engkau dulu seorang gadis yang leluasa beraktifitas, banyak hal yang bisa kau perbuat dengan kemampuanmu. Aku yang menjadikanmu seorang istri. Menambahkan kewajiban yang tidak sedikit. Memberikanmu banyak batasan, mengaturmu dengan banyak aturan. Dan aku pula yang menjadikanmu seorang ibu. Menimpakan tanggung jawab yang tidak ringan. Mengambil hampir semua waktumu untuk aku dan anak-anakku.

Wahai istriku, engkau yang dulu bisa melenggang kemanapun tanpa beban, aku yang memberikan beban di tanganmu, dipundakmu, untuk mengurus keperluanku, guna merawat anak-anakku, juga memelihara rumahku. Kau relakan waktu dan tenagamu melayaniku dan menyiapkan keperluanku. Kau ikhlaskan rahimmu untuk mengandung anak-anakku, kau tanggalkan segala atributmu untuk menjadi pengasuh anak-anakku, kau buang egomu untuk menaatiku, kau campakkan perasaanmu untuk mematuhiku.

Wahai istriku, dikala susah, kau setia mendampingiku. Ketika sulit, kau tegar di sampingku. Saat sedih, kau pelipur laraku. Dalam lesu, kau penyemangat jiwaku. Bila gundah, kau penyejuk hatiku. Kala bimbang, kau penguat tekadku. Jika lupa, kau yang mengingatkanku. Ketika salah, kau yang menasehatiku.

Wahai istriku, telah sekian lama engkau mendampingiku, kehadiranmu membuatku menjadi sempurna sebagai laki-laki. Lalu, atas dasar apa aku harus kecewa padamu?
Dengan alasan apa aku perlu marah padamu?
Andai kau punya kesalahan atau kekurangan, semuanya itu tidak cukup bagiku untuk membuatmu menitikkan airmata. Akulah yang harus membimbingmu. Aku adalah imammu, jika kau melakukan kesalahan, akulah yang harus dipersalahkan karena tidak mampu mengarahkanmu. Jika ada kekurangan pada dirimu, itu bukanlah hal yang perlu dijadikan masalah. Karena kau insan, bukan malaikat.

Maafkan aku istriku, kaupun akan kumaafkan jika punya kesalahan. Mari kita bersama-sama untuk membawa bahtera rumahtangga ini hingga berlabuh di pantai nan indah, dengan hamparan keridhoan Allah swt. Segala puji hanya untuk Allah swt yang telah memberikanmu sebagai jodohku.”

Tanpa terasa airmata Amin menetes deras di kedua pipinya. Dadanya terasa sesak menahan isak tangis. Segera ia berbaring di sisi istrinya pelan-pelan. Tak lama kemudian iapun terlelap.

***
Jam dinding di ruang tengah berdentang dua kali. Aminah, istri Amin, terperanjat
“Astaghfirullaah, sudah jam dua?”
Dilihatnya sang suami telah pulas di sampingnya. Pelan-pelan ia duduk, sambil memandangi wajah sang suami yang tampak kelelahan. “Kasihan suamiku, aku tidak tahu kedatangannya. Hari ini aku benar-benar capek, sampai-sampai nggak mendengar apa-apa. Sudah makan apa belum ya dia?” gumamnya dalam hati.

Mau dibangunkan nggak tega, akhirnya cuma dipandangi saja. Semakin lama dipandang, semakin terasa getar di dadanya. Perasaan yang campur aduk, tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, hanya hatinya yang bicara.

“Wahai suamiku, aku telah memilihmu untuk menjadi imamku. Aku telah yakin bahwa engkaulah yang terbaik untuk menjadi bapak dari anak-anakku. Begitu besar harapan kusandarkan padamu. Begitu banyak tanggungjawab kupikulkan di pundakmu.

“Wahai suamiku, ketika aku sendiri kau datang menghampiriku. Saat aku lemah, kau ulurkan tanganmu menuntunku. Dalam duka, kau sediakan dadamu untuk merengkuhku. Dengan segala kemampuanmu, kau selalu ingin melindungiku.

“Wahai suamiku, tidak kenal lelah kau berusaha membahagiakanku. Tidak kenal waktu kau tuntaskan tugasmu. Sulit dan beratnya mencari nafkah yang halal tidak menyurutkan langkahmu. Bahkan sering kau lupa memperhatikan dirimu sendiri, demi aku dan anak-anak.

“Lalu, atas dasar apa aku tidak berterimakasih padamu, dengan alasan apa aku tidak berbakti padamu? Seberapapun materi yang kau berikan, itu hasil perjuanganmu, buah dari jihadmu. Jika kau belum sepandai da’i dalam menasehatiku, tapi kesungguhanmu beramal shaleh membanggakanku. Tekadmu untuk mengajakku dan anak-anak istiqomah di jalan Allah membahagiakanku.

“Maafkan aku wahai suamiku, akupun akan memaafkan kesalahanmu. Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah yang telah mengirimmu menjadi imamku. Aku akan taat padamu untuk mentaati Allah swt. Aku akan patuh kepadamu untuk menjemput ridho-Nya..”

Rabbana hablana min azwajina wa dzurriyatina qurrota'ayun waj'alna lil muttaqiina imaamaa.

Kamis, 01 Januari 2015

Mengenal Lebih Dekat sama Neng Be Pe Es (BPS)



Yeay!!! Update lagi ^^
 
Alhamdulillah yaaa…sudah tahun 2015..yuk yuk evaluasi resolusi 2014 dan bikin yang baru..hoho..jangan sampai kita bikin resolusi seperti ini 



Kenapa? Karena jelas, kita semua pasti mau maju kan… Iya atau IYA? Memang mau, diri sendiri masih sama seperti yang lain? Hehe… yuukk yang masih sekolah/mahasiswa bikin resolusi untuk pendidikannya kelak, yang Working Mom bikin resolusi misalnya mau mencapai posisi apa di kantor, atau mau seperti apa saat dirumah, dsb. yang IRT bikin dong resolusi terbaru, misalnya mau bisa masak makanan apa, atau mau beraktivitas apa dengan anaknya, atau mau berbisnis?
Bisnis? 

YAP. Semuanya perlu direncanakan…kalo orang ekonomi ngomongnya Business Plan. Kalo orang lain ada yang bilang perencanaan, dan kalo di Oriflame ngomongnya BPS alias Business Planning Session. Semalam, saya janjian sama upline saya yang sudah director, janjian BPS-an. Siangnya sudah bilang ke suami, kalo nanti malam minta dibangunin kalo sampe ketiduran, karena ada janji sama mba Linda mau BPS-an. Kata suami, emang itu ngapain aja sih bunda? Kok sampe harus BPS BPS-an… BPS itu apa? Hehehe… mungkin dikira ini Oriflame kan ya bisnis bisnisan aja yaa…tapi kalo mau punya target detail setiap bulannya, kita kita member oriflame (yang pebisnis) memang harus mengadakan BPS. Hehehe…

BPS di oriflame, adalah sebuah diskusi atau metode untuk menganalisa kekuatan jaringan, yang digunakan untuk menentukan target bulan depan atau bisa juga menentukan ingin performance discount (PD) –red. BONUS- yang ingin didapatkan. Jadi bisa banget loh, seorang member oriflame yang pengen gaji 2 juta perbulan, maka dia harus punya jaringan dan strategi seperti apa. MANTAP banget kan? ^^  . Nah, nantinya BPS ini bakal menghasilkan seperti target level, target rekrut, dan menentukan orang orang yang menjadi core team (CT atau tim inti yang memiliki visi misi yang sama di Oriflame). 

Diskusi nya sama siapa dong? Sama upline atau yang lebih tinggi levelnya dari kita yakni manajer atau director, dan bisa juga loh seorang member yang melakukan BPS langsung berangkat ke kantor oriflame, dan diskusi dengan ASM (Area Sales Manager), jadi Oriflame bakalan support penuh sama impian impian kita. 

Kalau gitu harus langsung ketemuan yaa? Enggak dong, di dBCN bisa dilakukan secara online, seperti saya tadi malam, BPS-an dengan mba Linda yang stay di Jakarta, dan saya di Jogjakarta, tapi semua itu disambung dengan jaringan dan WHATSAPP…wkwkwk… 

Jadii…no excuse yaa kalo bilang ga bisa ketemuan, karena bisa online disini… kecualii kalo mau ketemu ASM memang harus ke kantor dong ^^ 

Salam,
Rachma
08155526098
Manager 12% Oriflame d'BC Network
http://www.dBCN-KerjadiRumah.com/?id=ratihrachma

Kamis, 13 Maret 2014

Promo untuk Sponsor Oriflame bulan Maret 2014 (1-31 Maret 2014)

Welcome March !!!

(khusus sponsor oriflame/member oriflame)

Hadiah Sponsor Promo Member Oriflame 1 – 31 Maret 2014 :

Ajak 2orang temanmu bergabung bersama Oriflame, dan bantu mereka raih kualifikasi WP1 dan dapatkan :
- Giordani Gold Canary Diamond Lipstick senilai Rp. 198.000 GRATIS
- The One Wallet senilai Rp. 349.000 GRATIS
- The One Bag senilai Rp. 598.000 GRATIS
Semuanya senilai TOTAL Rp. 1.145.000

Promo Member Oriflame Maret 2014

 ATAU


Ajak 3orang temanmu bergabung bersama Oriflame, dan bantu mereka meraih kualifikasi WP1 dan dapatkan :
- Giordani Gold Canary Diamond Lipstick senilai Rp. 198.000 GRATIS
- The One Wallet senilai Rp. 349.000 GRATIS
- The One Bag senilai Rp. 598.000 GRATIS
- The One Sunglasses Rp. 449.000 GRATIS
Dan semuanya senilai total Rp. 1.594.000 lohhh, 

Promo Member Oriflame Maret 2014


Btw, yang berminat membuka usaha sampingan via MLM Oriflame maupun menjadi penjual produk Oriflame bisa menghubungi saya Rachma di 08155526098 (whatsapp)/via email a.rachma@gmail.com. 
 
Dan pastikan terlebih dahulu bahwa anda 18 tahun ke atas, belum pernah menjadi member oriflame sebelumnya, dan bukan anggota aktif oriflame. Jika sudah pasti memenuhi syarat diatas bisa menghubungi saya Rachma di 08155526098 (whatsapp)/via email a.rachma@gmail.com.

Salam,
Rachma
08155526098
Consultan 6% Oriflame d'BC Network
www.informasibisnisonline.com/suksesbareng

Promo Member Oriflame Bulan Maret 2014 (1-31 Maret 2014)

Welcome March !!!

(Khusus non member oriflame)


Promo untuk non Member Oriflame 1 – 31 Maret 2014 dari Oriflame keren banget loh. Cara bergabungnya sbb :

1. Mendaftar member Oriflame Rp. 24.900 (harga normal Rp 49.900) dengan melampirkan KTP dan bukti transfer. Transfer ke rek. Oriflame sbb :
PT ORINDO ALAM AYU
Mandiri – 126 000 501 6562
BCA – 006 300 1896
CIMB Niaga – 4400 1 2200 9007

2. KTP dan bukti transfer bisa dikirimkan ke :
Email : ra.rachma@gmail.com
SMS/Whatsapp : 08155526098

3. Setelah terdaftar, lakukan order pertama sebesar Rp. 200.000. dan dapatkan potongan harga Rp. 24.900 dan dapatkan langsung cash back Rp. 24.900 jadi bergabung member = GRATIS! Dan juga dapatkan The One Lipstick Case GRATIS!
 
Hadiah Welcome Program (WP) di Promo Member Oriflame 1 – 31 Maret 2014 :

1. Raih hadiah WP1 dengan akumulasi order personal hingga 100BP selama 30 hari pertama sejak bergabung sebagai Consultant Oriflame, dan dapatkan Giordani Gold Canary Diamond Lipstick senilai Rp. 198.000 secara GRATIS!

Promo Member Oriflame Maret 2014


2. Raih hadiah WP2 dengan akumulasi order personal hingga 100BP di bulan kedua bersama Oriflame, dan dapatkan The One Wallet senilai Rp. 349.000 secara GRATIS!
Promo Member Oriflame Maret 2014


3. Raih hadiah WP3 dengan akumulasi order personal hingga 100BP di bulan ketiga bersama Oriflame, dan dapatkan The One Bag senilai Rp. 598.000
Promo Member Oriflame Maret 2014



Btw, yang berminat membuka usaha sampingan via MLM Oriflame maupun menjadi penjual produk Oriflame bisa menghubungi saya Rachma di 08155526098 (whatsapp)/via email a.rachma@gmail.com. 
 

Dan pastikan terlebih dahulu bahwa anda 18 tahun ke atas, belum pernah menjadi member oriflame sebelumnya, dan bukan anggota aktif oriflame. Jika sudah pasti memenuhi syarat diatas bisa menghubungi saya Rachma di 08155526098 (whatsapp)/via email a.rachma@gmail.com.

Salam,
Rachma
08155526098
Consultan 6% Oriflame d'BC Network
www.informasibisnisonline.com/suksesbareng